Skip to content

Selamat jalan Bapakku tercinta….

April 29, 2010
tags:

Akhirnya waktu itupun datang juga…

Setelah beberapa bulan Bapak berjuang melawan penyakitnya, akhirnya Bapak meninggal di RS Sardjito pada suatu Senin sore. Delapan hari aku menghabiskan waktu malam-malamku bersama Bapak yang semakin lama semakin lemah. Aku merasakan sekali betapa Bapak kesakitan sekali menahan sakit yang amat sangat. Tetapi Bapak sangat kuat. Beliau hanya mengalami kegelisahan dan posisi baring yang mungkin sangat tidak nyaman. Sesekali beliau berteriak sambil berdzikir. Walaupun kalimatnya tidak begitu jelas, tetapi masih dapat aku tangkap itulah kalimat-kalimat dzikir pada akhir-akhir hayatnya. Di akhir2 nafasnya aku dan adikku pun selalu membisikkan kalimat-kalimat dzikir…La ilaaha illallah…

Dan Senin sore itu pun membuat aku tidak dapat menahan tangis. Diantara rasa sedihku aku masih bersyukur bahwa Allah menyanyangi Bapakku dengan memudahkan mautnya, Allah telah membebaskan rasa sakit penyakit itu didunia. Bapakku meninggal dengan diiringi kalimat thoyibbah dari anak-anaknya.

Semua orang pasti punya kekurangan, tetapi setelah beliau tiada, kebaikanlah yang terkenang. Beliau rajin sholat, rajin tahajjud, rajin mengaji, dan dengan caranya beliau pasti menyanyangi istri, anak2, dan cucu2nya.

Selamat jalan Bapakku. Semoga Allah SWT memuliakanmu…

Kami bangga padamu..

Allahumma laa tahrimna ajrahu wa laa taftinna ba’dahu…waghfirlana walahu…

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: