Skip to content

Membangun Rumah Dengan Budget/Dana Terbatas

December 22, 2010

Sisi Teras

Tulisan ini adalah  pengembangan dari tulisan sebelumnya, karena saya melihat antusiasme pengunjung blog yang menjadikan topik membangun rumah dengan dana terbatas sebagai top view. Sehingga saya mengambil kesimpulan bahwa banyak dari kita yang mendambakan punya rumah tetapi belum siap dari segi budget. Apalagi kalau kita surfing di internet mengenai harga-harga rumah. Wah bisa menurunkan semangat beli rumah/bangun rumah karena harganya yang diluar perkiraan kita. Trus bagaimana solusinya? Inilah yang ingin saya bagikan kepada keluarga-keluarga muda atau keluarga yang ‘baru merangkak’ dari segi finansial agar tetap bersemangat dalam mewujudkan rumah impian.

Sekali lagi ini adalah pengalaman pribadi sehingga pengalaman ini mungkin cocok buat Anda tetapi mungkin juga tidak cocok diterapkan dalam keseharian Anda.

Pernahkan Anda mencoba simulasi menghitung biaya rumah sederhana dan mendapati hasilnya yang sangat tidak sederhana alias mahal banget? Saya pernah! Di sebuah situs arsitektur/jasa desain rumah saya mencoba menghitung biaya membangun rumah tinggal ukuran 54 m2. Dengan berbagai komponen pembiayaan, saya amat terkejut karena mendapati harga lebih dari 300 juta? Apakah bahannya bagus? Kurang tau juga, tapi untuk ukuran para keluarga muda yang ngebet punya rumah sendiri, bahan-bahan ideal yang bagus saya kira belum menjadi pertimbangan utama. Yang penting adalah rumah dengan bahan standar, tetapi tetap tidak mengabaikan kekuatan dan desain. Desain adalah bagian dari proses membangun rumah yang tidak boleh diabaikan sama sekali. Rumah sederhana berharga murah pun dapat mempunyai kesan yang wah dan membanggakan kalau didesain dengan baik. Apalagi kalau desain yang buat mengikuti perkembangan perumahan2 modern saat ini.

Akhirnya saya kurang percaya kepada simulasi menghitung pembangunan rumah itu. Simulasi itu hanya cocok untuk pihak-pihak yang tidak terlalu mempermasalahkan biaya/budget. Kemudian saya mendapatkan brosur dari teman tentang jasa pemborong murah. Saya browsing desain-desain rumah, dan menentukan bentuk rumah yang saya inginkan. Kemudian berbekal gambar perspektif rumah minimalis dan rancangan denah saya; sy menghubungi pemborong yang disarankan. Dengan dua kata kunci : saya pengin rumah seperti ini dan saya punya uang 50 juta, bisa gak buat rumah yang sudah layak ditempati. Dia menjawab bisa! Oke kalo gitu saya punya denah sederhana seperti ini, apakah ini sudah sesuai atau masih jelek.

Akhirnya beliau arsitektur sekaligus pemborong itu membuat gambar bangunannya sekaligus RAB. Setelah beberapa konsultasi dan disodori alternatif-alternatif luasan rumah mulai tipe 52 sampai 60 akhirnya saya memilih yang tipe 52 m2. Itupun disesuaikan dengan budget yang ada. Jadi proyek rumah saya itu berbasis biaya bukan berbasis kebutuhan akan luasan. Budget based house project. Harga yang ditawarkan dibawah 55 juta. Karena budget max 50 juta –ha ha ha bener2 gak punya uang kok pengin bangun rumah J) akhirnya saya minta beberapa bagian untuk tidak difinishing untuk menekan biaya. Bagi saya hal itu tidak masalah, karena memang saya menginginkan rumah tumbuh. Kapan ada dana, rumah akan tumbuh juga. Jadi belum finish 100% tidak masalah.

Hanya dalam waktu maksimal 2 minggu dari konsultasi proyekpun dimulai. 2 minggu pertama proyek sangat cepat, bahkan pemborongnya bilang mungkin maksimal 2 bulan rumah sudah selesai. Wah senengnya hati ini. Tapi ternyata proyek membangun rumah itu ada saja hambatannya. Hambatan besar yang rasakan adalah tidak transparan dan lack of coorditation antara pemborong dan bas borong. Bikin pusing! Kita sudah setor uang ke pemborong, pemborong katanya sudah mengeluarkan uang ke bas borong untuk material dan tukang…e kok proyek tersendat-sendat. Malah bas borong sering ngadu ke saya kalau uang dari pemborong tersendat. Wah kok kayak gini.

Tapi itulah lika-liku membangun. Akhirnya setelah diskusi tripartite, ngomong sana-sini dicari titik temu, proyek berjalan lagi. Singkat cerita proyek Alhamdulillah selesai dalam waktu kurang dari 3 bulan dengan agak meninggalkan sedikit masalah disana-sini. Walapun ada masalah tetapi bagi saya tetap Alhamdulillah. Masalah yang paling besar saya rasakan adalah kurang bertanggung jawabnya pemborong dan bas borong. Diawal proyek sangat baik, ditengah proyek dan selanjutnya kurang bertanggung jawab. Biaya yang saya keluarkan sedikit membengkak karena memang pekerjaan yang bertambah tapi masih tetap dibawah 60 juta. Keterselesaian sekitar 85% eksterior, 100% interior, belum ada sumur dan listrik.

Pesan yang paling ingin saya sampaikan pada tulisan ini adalah (1) gunakan jasa arsitek rumah yang Anda kenal. Bagaimanapun arsitek akan jauh lebih baik dalam mendesain rumah daripada orang biasa. (2)cari pemborong yang baik dan jujur; kalau bisa malah tangani sendiri proyek itu; (3) bayarlah in progress sesuai kemajuan proyek; jangan berikan terlalu banyak uang yang tidak sesuai progess pembangunan; dan (4) jangan persulit pembayaran kalau proyek berjalan lancar.

Selamat membangun rumah! Merdeka! (…dari masa-masa ngontrak.)


About these ads
31 Comments leave one →
  1. January 26, 2011 5:03 am

    mantabs gan, ane juga ada rencana bangun baget insya Allah 20 jt, buat luas 5×4 hanya kotak dan 2 rolling door..

    • rohmatsulistya permalink*
      July 6, 2011 2:43 am

      makasih, semoga sukses gan!

    • rohmatsulistya permalink*
      July 6, 2011 7:20 am

      Semoga sukses Pak….

  2. joko permalink
    February 25, 2011 3:13 pm

    untung rumah gw d krjakan mandor yg tanggung jwb. En hasilnya memuaskan. Dia bukan kontraktor tp hsl krja mlh lebih bgus dr kontrktr. Tu mandor gw dpt di web http://www.jasa-mandor.co.cc pokoknya lumayan deh. Malah di bnding ma kontraktor harga jauh lbh murah gan.

    • nofi permalink
      August 14, 2011 7:58 am

      boleh tau hasilnya gan, setelah pake jasa mandor? trims

  3. wayan permalink
    March 12, 2011 7:37 am

    apakah pemborong tsb bs membangun rumah di denpasar bali?trims

    • rohmatsulistya permalink*
      April 13, 2011 4:33 am

      spertinya tidak, dia hanya lokal saja. trims

  4. adi permalink
    April 30, 2011 1:06 pm

    Aku nikah udah 2 tahunan dan selama ini aku masih numpang sama mertua. Trus ini ceritanya
    aku pngin membuat rumah tapi cma punya biaya skitar 30 juta apa cukup?

    • adi permalink
      April 30, 2011 1:07 pm

      Aku nikah udah 2 tahunan dan selama ini aku masih numpang sama mertua. Trus ini ceritanya
      aku pngin membuat rumah tapi cma punya biaya skitar 30 juta apa cukup?

    • rohmatsulistya permalink*
      July 6, 2011 3:37 am

      Kalo dipaksakan sy kira cukup2 saja, tetapi kemungkinan masih belum finish (misal belum diplester, belum dikeramik, belum diplafon dll). Kalo untuk konstruksi dasar sy kira sudah bisa mewujudkan rumah…

  5. dya permalink
    November 30, 2011 3:46 am

    ssya boleh minta denah dan model rumah gak pak…saya juga punya mslh yg sama dengan bpk dengan budjet yang dibawah 100jt

    • rohmatsulistya permalink*
      January 3, 2012 7:19 am

      model dan denahnya sederhana kok; 2 kmr tidur, 1 ruang keluarga/tamu, 1 dapur, 2 kmr mandi/wc, 1 ruang cuci.

  6. arul permalink
    June 20, 2012 5:20 pm

    pak minta alamat web’ pemborong bapak.. n gambar rumah bapak
    saya juga ingin membangun rumah dengan budget 50jt

    • rohmatsulistya permalink*
      July 2, 2012 3:05 am

      mohon maaf, sy tidak akan membagi gambar saya. Bapak dapat mengira2 denah rumah saya, 2 kamar tidur, r keluarga, dapur, 2 kmr mandi. Mohon maaf lagi, sy tidak akan merekomendasikan pemborong itu (bpk dapat membaca posting sy yang terdahulu. Intinya kurang berkomitmen terhadap kesepakatan). Mohon hati2 dengan pemborong bermulut manis :-).

  7. assassin permalink
    July 12, 2012 12:39 am

    saya masih bujang tapi sangat kepikiran pengen bikin rumah, g mau numpang mertua, g mau merubah rumah orang tua. Doa’in saya gan moga tercapai, amiin.

    • rohmatsulistya permalink*
      October 24, 2012 3:10 am

      amien, semoga segera tercapai bangun rumahnya…

  8. rahman permalink
    September 26, 2012 8:53 am

    kalau pengangalaman saya adalah rumah saya mau di buat semacam pagar pilar dan membetulkan lantai kamar mandi yg kurang miring, nah ada yg nawarin ke saya katanya ada mandor di perumahan itu yg bisa cepat bangun itu pagar dan saya pun bertemu dg mandor itu setelah sepakat harga saya panjer dan ternyata satu minggu setelah di panjar pagar pilar itu sudah jadi dan saking percaya sya kasih uang nya semua begitu uang nya udh saya kasih semua mulai molor dan tidak ada niat untuk selesai kan pekerjaan nya saya hanya medapat kan janji-janji palsu dan saya mau temuin orang nya selalu tdk ada di tempat di tlp pun ga di angkat,saran saya mohon hati-hati kalau ada yg namanya PAK BASHORI di PERUMAHAN SIRNABAYA INDAH KARAWANG jangan tergoda untuk memakai jasa nya,dia penipuuuuu,,,,,,,

    • rohmatsulistya permalink*
      October 24, 2012 3:14 am

      sy pun menghimbau kepada para pemborong rumah, jadilah pemborong yang jujur, amanah. kalaupun Anda dapet uang banyak dari menipu, uang itu tidak akan berkah. Demi Allah swt, uang itu hanya akan mendatangkan malapetaka. Bagi kita yang pengguna jasa pemborong harus hati2 kalo nerencana menggunakan jasanya. Cek betul track recordnya. Karena selain saya, bayak juga teman2 sy yang mengalami pengalaman buruk dengan pemborong. Amanahlah….

  9. areva permalink
    November 1, 2012 11:46 pm

    Saya juga berencana bangun rumah tanpa menggunakan jasa pemborong budget minim 60jt. Doakan semoga lancar yaahh ˆ⌣ˆ‎

    • rohmatsulistya permalink*
      November 2, 2012 6:35 am

      amien…semoga lancar

    • rohmatsulistya permalink*
      September 5, 2013 6:42 am

      amien…sip

  10. hary permalink
    December 23, 2012 11:37 am

    kalau mau bangun rumah dananya sekitar 50 juta seperti apa ya?

    • rohmatsulistya permalink*
      September 5, 2013 6:44 am

      7×6 m2 kayaknya bisa tuh

  11. March 17, 2013 4:05 am

    saya tertarik dengan artikel anda, kira kira rumah Minimalisseperti ini bisa gakyah dengan budget 60 juta?

    • rohmatsulistya permalink*
      January 16, 2014 1:39 am

      Kalo luasnya 45 m2 insyaAllah bisa

  12. tatang sutardja permalink
    April 2, 2013 3:40 am

    saya ada rencana kira2 dngn uang 100jt cukup ga untuk bangun rumah sederhana dengan 3 lntai karna ukuran rumah saya kira2 lebar 2setengah panjang 8 meter

    • rohmatsulistya permalink*
      September 5, 2013 6:42 am

      kalo rumah tingkat biasanya 2jutaan/m2. jadi kalo 2,5×8=20m2. Tiga lantai=3×20=60m2. jadi paling gak min 120jt.

  13. sulinah permalink
    June 17, 2013 8:47 am

    semoga th ini saya bisa mewujudkan rumah impian untuk ibu dan ayahku aamiin ,mohon dukunganya,,
    terimakasih sebelumnya..

    • rohmatsulistya permalink*
      September 5, 2013 6:37 am

      amien ya rabbal alamien….

  14. ari permalink
    January 11, 2014 7:45 am

    pa rohmat sy mw tanya donk…sy punya tanah luasnyny 245m panjang 18m lebar 13.75m sy ingin membangun 100m kira-kira menghabiskan dana brp y??thx

    • rohmatsulistya permalink*
      January 16, 2014 1:28 am

      Dulu waktu sy bangun, masih sekitar 1,2 juta/meter. Jadi kalo bangunan 100 m2 dananya minimal 120 jt. Tapi kalo sekarang kayaknya lebih dari itu. Mungkin paling minim 140-150 jt. Kalo standarnya bagus ya 180-250 jt. Kalo dananya terbatas bisa rumah tumbuh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: